Breaking News

Sabtu, 20 Mei 2017

ALIRAN-ALIRAN DALAM SENI RUPA

1. Naturalisme


         Suatu aliran seni rupa yang mengutamakan kesesuaian dengan keadaan makhluk hidup, alam & benda mati sebenarnya. Contoh yang paling terlihat adalah pada lukisan potret diri, pemandangan alam/landscape.
2. Realisme



         Aliran ini menunjukan suatu keadaan sosial yang sesungguhnya dan biasanya memperhatikan dan sedang berkejolak didunia atau suatu tempat tertentu. Contoh : kemiskinan, kesedihan, atau peristiwa yang memilukan.
3. Romantisme



         Aliran ini umumnya ditandai oleh tema-tema yang fantastis, penuh khayal, atau petualangan para pahlawan purba. Juga banyak menampilkan berbagai perilaku & karakter manusia yang dilebih-lebihkan. Gaya ini juga berkembang di Jerman, Belanda, dan Perancis.
4. Impresionisme



         Aliran ini dalam dunia seni rupa berawal dari ungkapan yang mengejek pada karya Claude Monet (1840-1926) pada saat pameran di Paris tahun 1874. Karya ini menggambarkan bunga teratai di pagi hari yang ditampilkan dalam bentuk yang samar dan warna kabur dan oleh sebagian kritikus seni disebut "impresionitik", suatu lukisan yang menampilkan bentuk yang sederhana & terlampau biasa.
5. Ekspresionisme



        Suatu aliran dalam seni rupa yang melukis suasana kesedihan, kekerasan, kebahagiaan/keceriaan dalam ungkapan rupa yang emosional & ekspresif. Salah seorang pelukis yang beraliran ekspresionisme adalah Vincent Van Gogh (1853-1890). Lukisan-lukisannya penuh ekspresi gejolak jiwa yang diakibatkan oleh penderitaan dan kegagalan hidup. Salah satu lukisan yang terkenal adalah "malam penuh bintang" (1889) yang mengekspresikan gairah yang tinggi sekaligus perasaan kesepian.
6. Kubisme



          Kubisme adalah suatu aliran dalam seni rupa yang bertitik tolak dari penyederhanaan bentuk-bentuk alam secara geometris (berkotak-kotak). Pada tahun 1909 berkembang aliran kubisme Analitis yang mengembangkan konsep dimensi empat dalam seni lukis. Dan dimengerti sebagai konsep dimensi ruang dan waktu dalam lukisan. Pada setiap sudut lukisan terlihat objek yang dipecah-pecah dengan posisi waktu yang berbeda. Sedangkan kubisme sintetis, pelukisannya disusun dengan bidang yang berlainan yang saling tumpang dan tembus.
7. Kontruksifisme



          Aliran seni ini awalnya berkembang di Rusia, penggagasannya antara lain : Vladimir Tattin, Antonie Pevsner, dan Naum Gabo. Gaya ini mengetengahkan berbagai karya seni berbentuk tiga dimensional namun wujudnya abstrak. Bahan-bahan yang diperlukan adalah bahan modern seperti besi beton, kawat, bahan plastik.
8. Abstrakisme



          Seni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Garis bentu-bentuk dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam. Kadinsky dan Piet Mondrian merupakan sebagian perupa beraliran abstrak ini. Seni abstrak ini pada dasarnya berusaha memurnikan karya seni tanpa terikat dengan wujud di alam.
9. Dadaisme



          Adalah gerakan seni rupa modern yang memiliki kecenderungan menihilkan hukum-hukum keindahan yang ada. Ciri utama gaya ini adalah paduan dari berbagai karya lukisan, patung atau barang tertentu dengan menambahkan unsur rupa yang tak lazim sebagai protes pada keadaan sekitarnya, seperti lukisan reproduksi lukisan "Monalisa" karya Leonardo da Vinci tetapi di beri kumis, atau petusan laki-laki diberi dudukan dan tanda tangan, kemudian dipamerkan di suatu galeri.
10. Surealisme



         Adalah penggambaran dunia fantasi psikologis yang diekspresikan secara verbal, tertulis maupun visual. Bentuk-bentuk alam dideformasi, sehingga penuh fantasi dan di luar kewajaran.
11. Elektisisme



         Yaitu gerakan seni awal abad ke-20 yang mengkombinasikan sebagai sumber gaya yang ada di dunia menjadi wujud seni modern. Banyak yang menjadi sumber inspirasi dari gaya seni ini, antara lain : gaya seni primitive sejumlah suku bangsa di Afrika, karya seni pra-sejarah, seni Amerika Latin, gaya esetik Mesir Purba, dan Yunani Kuno. Tokoh-tokoh seni yang menerapkan gaya ini, antara lain : Picasso (disamping sebagai tokoh kubisme), Paul Gaugguin, Georges Braque, Jean Arp, Henry Moore, dan Gabo.
12. Posmodernisme



         Istilah seni ini umumnya disebut seni kontemporer yaitu mngelompokan gaya-gaya seni rupa yang sezaman dengan pengamat atau yang menjadi kecenderungan populer dan dipilih oleh para seniman dalam rentang lima puluh tahun terakhir hingga sekarang.
         Gaya ini sering diartikan sebagai aliran yang berkembang setelah seni modern. Jika dalam seni modern lebih memusatkan kepada ekspresi pribadi dan penggalian gaya baru, dalam seni Posmodern ungkapan seni lebih ditekankan kepada semantik (makna rupa) dan semiotika (permainan tanda rupa).
Read more ...

Kamis, 18 Mei 2017

TEKNIK MELUKIS SECARA UMUM

1. Teknik Aquarel



    Yaitu teknik melukis menggunkan cat air (aquarel) dari goresan warna yang tipis sehingga lukisan yang dihasilkan teknik melukis ini terkesan temus pandang atau transparan. Hal yang perlu diperhatikan dalam teknik melukis aquarel :
    a. Pemilihan cat air, cat air adalah bahan yang paling penting dalam teknik
        melukis jadi pilihlah cat yang berkualitas agar dihasilkan sebuah
        karya yang baik.
    b. Pemilihan kertas yang cocok adalah pemilihan kertas yang sesuai adalah
        kertas aquarel teteapi harganya relatif mahal.
    c. Pemilihan kuas yang sesuai. Kuas yang cocok dalam teknik aquarel
        yaitu kuas cat air.
 2. Teknik Plakat


     Yaitu merupakan teknik melulis menggunakan cat air, cat akrilik atau cat minyak dengan sapuan warna cat yang kental dan tebal sehingga lukisan yang dihasilkan akan tampak pekat menutup seluruh medianya
3. Teknik Spray



    Yaitu teknik melukis dengan cara menyemprotkan cat ke media lukis. Cara melukis teknik ini adalah menggunakan bahan cair yang kemudian disemprotkan dengan alat sprayer. Tujuan teknik yaitu menghasilkan lukisan yang cenderung lebih visual
4. Teknik Pointilis



    Yaitu teknik melukis yang cenderung menggunakan tititk-titik dan perpaduan warna yang sempurna. Sering dilakukan dengan cara gradasi warna pada gambar untuk mengatur gelap terangnya gambar. Untuk melakukan teknik ini bisa juga dengan mencampurkan warna dan membuatnya hanya berupa titik-titik,seingga apabila hasil gambar ditelitikan tampak seperti titik-titik warna.
5. Teknik Tempra



  Yaitu teknik melukis yang dilakukan padamedia tembok. Alat lukis yang digunakan pada umumnya yaitu ;

  • Kuas 
  • Palet
  • Alat pembersih kuas
  • Pisau palet
  • Easel


Read more ...

Rabu, 17 Mei 2017

DAMPAK POLUSI BAGI KESEHATAN

A. Polusi Udara



    1. Gangguan Kesehatan
        a. Karbonmonoksida (CO)→tidak  berbau, tidak berwarna. berasal
            dari asap kendaraan bermotor, pembakaran yang tidak sempurna,
            industri, dll.
            Akibat/Efek : 
            CO + Hb → COHb
            (karbonmonoksida) + (hemoglobin) → karbon hemoglobin
            - Hemoglobin di dalam tubuh berfungsi untuk mengikat Odan
              mengalirkan ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah.
            - Jika tubuh kita menghirup CO, CO akan mengikat Hb dengan kuat
              membentuk COHb (sulit dipisahkan) akibatnya Hb tidak
              dapat mengalirkan Oke seluruh tubuh. Tubuh menjadi kekurangan.
                 O→ lemas → pingsan → kematian.
        Konsentrasi CO di udara dan pengaruhnya pada tubuh manusia
        bila kontak terjadi pada waktu cukup lama.        
               
Konsentrasi CO
di udara (ppm)
Konsentrasi COHB
dalam darah (%)
Gangguan pada
tubuh
3
0,98
Tidak ada
5
1,30
Belum begitu terasa
10
2,10
Gangguan sistem saraf sentral (pusat)
20
3,70
Gangguan panca indra
40
6,90
Gangguan fungsi jantung
60
10,10
Sakit kepala
80
13,30
Sulit bernafas
100
16,50
Pingsan-kematian

     b. Karbondioksida (C02)
         Berasal dari respirasi (pernapasan), sisa pembakaran, industri,
         kendaraan bermotor.
         Efek : menaikan suhu (global warming), efek rumah kaca (green 
         house effect).
     c. Nitrogen oksida, sulfur oksida, ozon
                   ↓                                             
                (NOx)                      (SOx)        (O3)
         Bronkitis → radang pada bronkus.
         Emfisema → pembuluh darah terganggu karena kemasukan udara.
         Asma → penyempitan saluran pernapasan.
     d. Materi partikulat
                   ↓
         dapat mengganggu pernapasan → kematian
     e. Asap rokok
         nikotin : menyebabkan kecanduan (adiksi)
         tar        : menyebabkan radang saluran pernapasan, kanker
     f. Suara (kebisingan)
        Kebisingan dapat dibedakan menjadi 3 yaitu :
          1. Kebisingan implusif yaitu kebisingan yang datangnya tidak
              terus menerus, misalnya suara palu ketika orang mengaku.
          2. Kebisingan kontinyu yaitu kebisingan yang datangnya terus
              menerus dalam jangka waktu yang cukup lama, misalnya mesin
              yang dihidupkan.
          3. Kebisingan semi kontinyu yaitu kebisingan kontinyu yang
              hanya sekedap, kemudian hilang, tapi ada kemungkinan akan
              terulang, misalnya suara kereta api/pesawat terbang yang lewat.
        Tabel berbagai tingkat kebisingan

Tingkat kebisingan
dB
Contoh
-
0
(batas ambang dengar).
Amat sangat tenang
10-20
Suara daun bergesek.
Sangat tenang
30-50
Suara orang bercakap normal.
Bising
60-70
Suara orang berteriak, suara vacum cleaner, suara sirine, suara mesin disel, suara mesin pengolah kapas, suara blender.
Menulikan
100-120
Suara pesawat jet, suara halilintar, suara mesin traktor, suara mesin tekstil, suara mesin pabrik baja.
Amat sangat menulikan
>120
Suara mesin roket

B. Polusi Air


     
     Air yang telah tercemar akan sulit dimanfaatkan manusia karena keruh,
     bau, dll.
     Dampak polusi air :
1. Gangguan Kesehatan
     a. Penyakit menular

Jenis Mikroba
Penyakit
Gejala

Virus
Virus hepatitis A

Hepatitis A
Demam, sakit kepala, sakit perut, kehilangan selera makan, pembekuan hati sehingga tubuh menjadi kuning.

Virus Polio

Poliomyolitis
Tenggorokan sakit, demam, diare, sakit pada tungkai dan punggung, kelumpuhan, dan kemunduran fungsi otot.

Bakteri Vibrio Cholerae

Kolera
Diare yang sangat parah, muntah-muntah, kehilangan cairan yang sangat banyak sehingga menyebabkan kejang dan lemas.

Eschericia Coli

Diare
Buang air besar berkali-kali, kotoran encer, terkadang diikuti rasa mulas atau sakit perut.

Salmonella Typi

Tifus
Sakit kepala, demam, diare, muntah-muntah, peradangan, dan pendarahan usus
Protozoa Entamoeba histolytica

Disentri amuba
Infeksi usus besar, diare, kotoran mengandung lendir dan darah, sakit perut.

     b. Penyakit tidak menular
         Beberapa polutan air adalah :
         1. Kadmium (cd)
             Sumber : Kadmium adalah logam berat yang digunakan oleh
             banyak industri dalam proses produksinya. Contoh : pabrik pipa
             PVC, pabrik pembuatan karet, dan pabrik kaca.
             Efek : keracunan kadmium dapat mempengaruhi otot polos
             pembuluh darah. Akibatnya tekanan darah menjadi tinggi dan
             gagal jantung.
        2. Kobalt (Co)
            Sumber : banyak digunakan dalam industri sebagai bahan
            campuran untuk pembuatan mesin pesawat, magnet, alat
            pemotong atau penggiling, pewarna kaca, keramik & cat.
            Efek : 1. Merusak kelenjar tiroid (gondok) sehingga penderita
            akan kekurangan hormon yang dihasilkan kelenjar tersebut.
                     2. Gagal jantung dan endema (pembengkakan jaringan akibat
                         akumulasi cairan dalam sel).
        3. Merkuri (Hg)
            Sumber : baterai, cat, plastik termometer, lampu tabung, kosmetik, dll.
            Efek : 1. Janin menjadi cacat mental
                       2. Kerusakan ginjal, saraf dan jantung
                       3. Sakit kepala, depresi dan perubahan perilaku (jika
                           konsentrasinya rendah)
        4. Timbal (Pb)
            Sumber : cat, pestisida, korosi dari pipa yang mengandung timbal.
            Efek : 1. Pada wanita hamil menyebabkan keguguran, kelahiran
                           prematur, dan kematian janin.
                       2. Pada anak-anak menyebabkan kecacatan mental dan gangguan
                           fisik.
                       3. Pada orang dewasa menyebabkan hipertensi (darah tinggi).
2. Air tidak bermanfaat sesuai peruntukannya
    a. Air tidak dapat lagi digunakan untuk keperluan rumah tangga.
        → polusi air akan menyebabkan air berbau, keruh, dan mengandung
             kuman penyakit.
    b. Air tidak dapat lagi digunakan untuk keperluan industri.
        → contoh : air mengandung minyak tidak dapat digunakan sebagai pelarut
                           kimia.
    c. Air tidak dapat lagi digunakan untuk keperluan pertanian dan perikanan.
        → air tercemar → pH berubah drastis → mematikan hewan & tanaman.
3. Menurunnya populasi berbagai biota air
   
   ⤷ Biota air = ganggang, ikan, udang, kerang, terumbu karang, dll.
   ⤷ Air yang mengandung fosfat (p) berlebih akan menyebabkan eutrofikasi
      (gangguan/algae berkembang biak dengan subur sehingga populasi
      meningkat pesat).

Read more ...

Sabtu, 13 Mei 2017

JARINGAN WIRELESS

Wireless atau wireless network merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya sehingga terbentuk sebuah jaringan komputer dengan menggunakan media udara/gelombang sebagai jalur lintas datannya. Pada dasarnya wireless dengan LAN merupakan sama-sama jaringan kompuer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya. Yang membedakan antara keduannya adalah media jalur lintas data yang digunakan, jika LAN masih menggunakan kabel sebagai media lintas data, sedangkan wireless menggunakan media gelombang radio/udara. Penerapan dari aplikasi wireless network ini antara lain adalah jaringan nirkabel diperusahaan, atau mobile communication seperti hanphone & HT.
Adapun pengertian lainnya adalah sekumpulan standar yang digunakan untuk jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Lokal Area Network-WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Terdapat tiga varian terhadap standard tersebut yaitu 802.11a atau dikenal dengan WIFI (Wireless Fidelity), 802.11b (WIFI 5), dan 802.11g. Ketiga standard tersebut biasannya disingkat 802.11a/b/g. Versi wireless LAN 802.11a memiliki kemampuan transfer data kecepatan tinggi hingga 10 Mbps pada band frekuensi 2,4 GHz. Versi berikutnya 802.11b, untuk transfer data kecepatan tinggi hingga 54 Mbps pada frekuensi 5GHz. Sedangkan 802.11g berkecepatan 108 Mbps dengan frekuensi 2,4 GHz.
Wireless LAN
Wireless Lokal Area Network pada dasarnya sama dengan jaringan Loka area network yang biasa kita jumpai. Hanya saja, untuk menghubungakan antara node device antar client menggunakan media wireless, chanel frekuensi serta SSID yang unik untuk menunjukan identitas dari wireless device.
Komponen WLAN
Untuk bisa mengembangkan sebuah mode WLAN, setidaknya diperlukan empat komponen utama yang harus disiapkan yaitu :
1. Access Point

Access point akan menjadi central komunikasi antara PC ke ISP atau dari kantor cabang ke kantor pusat jika jaringan yang dikembangkan milik sebuah korporasi pribadi. Access point ini berfungsi sebagai konverter sinyal radio yang dikirimkan menjadi sinyal digital yang akan disalurkan melalui perangkat WLAN lainnya untuk kemudian akan dikonversikan kembali sinyal radio oleh receiver.

2. Wireless LAN Interface

Alat ini biasannya merupakan alat tambahan yang dipasangkan pada PC atau laptop. Namun pada beberapa produk laptop tertentu, interface ini biasannya sudah dipasangkan pada saat pembelian. Namun interface ini pula bisa diperjual belikan secara bebas dipasaran dengan harga yang beragam disebut juga sebagai wireless LAN adaptor UTB.

3. Mobile/Desktop PC


Perangkat akses untuk pengguna (user) yang harus sudah terpasang media wireless LAN interface baik dalam bentuk PCI maupun USB.

4. Antena External


Digunakan untuk memperkuat daya pancar. Antena ini bisa dirakit sendiri oleh client (user). Misal : antena kaleng (wajan bolic), antena yagi, antena omni, antena brid, antena sectoral, antena microwave, antena indor.


Read more ...

Jumat, 12 Mei 2017

MEMBANGUN JARINGAN WIFI (HOTSPOT) dengan MENGGUNAKAN ACCESS POINT MODEL TL-WA701ND



Peralatan yang dibutuhkan :
  • Access Point
  • Kabel LAN
  • Konektor RJ-45
  • PC/Laptop
Langkah-langkah :
  1. Setting IP address dan subnetmask pada PC/Laptop yang digunakan untuk setting Access Point.
  2. Hubungkan Access Point denga PC/Laptop menggunakan kabel jaringan.
  3. Buka browser ketil IP Default/IP bawaan pabrik dari Access Point yaitu 192.168.0.254.
  4. Maka akan muncul kotak dialog permintaan username dan password dan isikan pada username tersebut dengan mengetik "admin" dan password dengan mengetik "admin".
  5. Tampil menu quick setup yang digunakan untuk mensetting access point lalu klik "next".
  6. Pada Operation Mode pilih "Access Point" lalu klik "next".
  7. Ketik SS ID dan password (jika diperlukan) lalu klik "next".
  8. Klik "Save" dan "Reboot".
  9. Lepas Access Point dari PC/Laptop.
  10. Hubungkan Access Point yang sudah disetting dengan kabel jaringan yang terhubung dengan internet. Selamat Mencoba ;)
Read more ...

Rabu, 08 Maret 2017

MEMPERSIAPKAN PERBAIKAN KONEKTIFITAS JARINGAN PADA PC YANG BERMASALAH





Persiapan untuk melakukan perbaikan konektifitas jaringan pada komputer client yang bermasalah harus terlebih dahulu mengetahui peralatan-peralatan yang akan digunakan dan dibutuhkan dalam jaringan tersebut. Selain peralatan dalam proses perbaikan konektifitas kita juga harus mengetahui jenis topologi jaringan yang digunakan oleh komputer client tersebut. Hal ini dilakukan agar dalam proses persiapan dan proses perbaikan kita tidak menggunakan sistem trial and error yang berarti kita hanya mencoba-coba saja tanpa mengetahui permasalahan yang dihadapi sebenarnya. Pada pembahasan berikut akan membahas tentang persiapan perbaikan konektiftas pada jaringan dengan topologi Bus dan Star. Alasan pembahasan hanya pada jaringan dengan topologi Bus dan Star karena kedua jaringan paling bayak digunakan.
1. Persiapan Perbaikan Konektivitas pada Jaringan dengan Topologi Bus
Merupakan topologi fisik yang menggunakan kabel Coaxial dengan menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup serta sepanjang kabel terdapat node-node.
Karakteristik topologi Bus adalah:
§  merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
§  Paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi

§  Signal merewati 2 arah dengan satu kabel kemungkinan terjadi
collision (tabrakan data atau tercampurnya data).

§  Permasalahan terbesar jika terjadi putus atau longgar pada salah
satu konektor maka seluruh jaringan akan berhenti
§  Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana signal diterima dan
§  dikirim pada setiap alat/device yang tersambung pada satu garis lurus (kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju, sedangkan alat lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut/hanya akan dilewati signal.
Persiapan yang dilakukan adalah dengan mempersiapkan peralatannya. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi Bus adalah:
a) Kartu Jaringan  (Network Interface Card/ LAN Card)
Sebuah kartu jarinagn (LAN Card) yang terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya pada PC terdapat dua jenis yakni PCI dan ISA.
b) Kabel dan konektor

Kabel yang digunakan untuk jaringan dengan topologi Bus adalah menggunakan kabel coaxial. Kabel coaxial menyediakan perlindungan cukup baik dari cross talk ( disebabkan medan listrik dan fase signal) dan electical inteference (berasal dari petir, motor dan sistem radio) karena terdapat semacam pelindung logam/metal dalam kabel tersebut.
Jenis kabel coaxial diantaranya kabel TV (kabel Antena), thick coaxial dan thin coaxial kecepatan transfer rate data maximum 10 mbps.
Kabel Coaxial atau kabel RG-58 atau kabel 10base2 (ten base two) memiliki jangkauan antara 300 m dan dapat mencapai diatas 300m dengan menggunakan repeater. Untuk dapat digunakan sebagai kabel jaringan harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dengan diameter rata-rata berkisar 5 mm dan biasanya berwarna gelap.
Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi Bus adalah dengan menggunakan konektor BNC. Konektor BNC ada 3 jenis yakni:
§  Konektor BNC Konektor BNC yang dipasangkan pada ujung-ujung kabel coaxial.
§  TerminatorBNC Konektor BNC dipasangkan pada ujung-ujung Jaringan dengan Topologi Bus yang memiliki nilai hambatan 50 ohm.
§  TBNC Adalah konektor yang dihubungkan ke kartu jaringan (LAN Card) dan ke Konektor BNC ataupun ke terminator untuk ujung jaringan.
2. Persiapan Perbaikan konektifitas pada Jaringan dengan topologi Star
Topologi Star adalah topologi setiap node akan menuju node pusat/ sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat baru menuju ke node tujuan.
Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat karena memudahkan untuk menambah, megurangi dan mendeteksi kerusakan jaringan yang ada. Panjang kabel tidak harus sesuai (matching). Kerugian terjadi pada panjang kabel yang dapat menyebabkan (loss effect) karena hukum konduksi, namun semua itu bisa diabaikan.
Karateristik topologi Star adalah:
§  Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
§  Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
§  Keunggulan jika  terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain
§  Dapat digunakan kabel lower karena hanya menghandle satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP.
Persiapan yang harus dilakukan adalah mempersiapkan peralatannya. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi Bus adalah:
1. Kartu Jaringan  (Network Interface Card/ LAN Card)
Sebuah kartu jaringan (LAN Card) yang terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya untuk jaringan menggunakan topologi star menggunakan kartu jaringan jenis PCI.
2. Kabel dan Konektor
Kabel yang digunakan dalam Jaringan dengan topologi star adalah UTP (Unshielded Twisted Pair). Merupakan sepasang kabel yang dililit satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik yang terdapat dari dua, empat atau lebih pasang (umumnya yang dipakai dalam jaringan adalah 4 pasang / 8 kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 mbps sampai dengan 100 mbps tetapi mempunyai jarak pendek yaitu maximum 100m. Umumya di Indonesia warna kabel yang terlilit adalah (orangeputih orange), (hijau-putih hijau), (coklat-putih coklat) dan (biruputih biru).

Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi star dengan kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) yakni menggunakan konektor RJ 45 dan untuk mengepres kabel menggunakan tang khusus yakni Cramping tools.
Read more ...
Designed By